Bingung Masukin Anak Ke Pre-School Jakarta? Pertimbangkan Hal Berikut!

Masih Bingung Mau Masukin Anak Ke Pre-School Jakarta? Pertimbangkan Hal Berikut! Di kota besar seperti Jakarta menyekolahkan anak sedari kecil dirasakan sudah biasa. Namun yang perlu jadi perhatian apakah maksud dan pemilihan sekolah sejak dini ini sesuai dengan harapan dan tujuan orang tua bagi anaknya kelak.

Memahami Karakter Anak Usia Dini

Menurut sumber, anak usia dini digolongkan dari usia nol hingga 8 tahun. Di tahap inilah yang disebut dengan golden age. Di masa awal kehidupan ini, pertumbuhan dan perkembangan motorik, spiritual dan pribadi mereka berkembang dengan cepat. Potensi mereka perlu distimulasi dengan tepat oleh lingkungan sekitarnya.

Beberapa hal di bawah ini adalah karakteristik anak usia dini, meliputi:

Aktif dan energik secara fisik,

Senang berimajinasi dan fantasi,

Bersifat egois,

Memiliki rasa ingin tahu yang besar,

Banyak belajar menggunakan tubuh,

Daya konsentrasinya pendek.

Dengan segala keistimewaan tersebut, anak-anak usia dini adalah bagian dari mahluk sosial yang akan banyak belajar dan meniru dari sekitarnya. Karena itu, lingkungan dan pembelajaran yang tepat sangat penting di usia ini. Namun demikian, perlu digarisbawahi bahwa kriteria anak pre-school Jakarta dalam bahasan kali ini adalah anak yang usianya dibawah 5 tahun.

Perlu Alasan Tepat Memasukkan Anak ke Pre-School

Peran orang tua dalam perkembangan anak adalah sebagai motivator dan fasilitator bagi perkembangan akademik dan menumbuhkan kecintaan anak pada aktifitas belajar. Banyak orang tua, terutama yang baru dan bekerja, merasa belum yakin apa yang harus mereka lakukan. Memasukkan anak mereka di pre-school adalah salah satu solusinya.

Tanpa tekanan dan bukan ajang ikut-ikutan menjadi poin penting perlu alasan tepat memasukkan anak sejak dini ke sekolah. Disusul tujuan untuk meningkatkan kemandirian, mendekatkan dengan buku, seni dan permainan yang tidak tersedia di rumah. Terakhir, memastikan anak menikmati kebebasan bermain yang telah didesain dan dirancang sesuai usianya.

Jangan pula mengharap pre-school Jakarta akan cepat membuat anak lebih pintar secara akademik, dan pandai calistung saat akan masuk SD. Apalagi memilih bersekolah sebagai upaya menjauhkan anak dengan orang tua karena terlalu cengeng atau anak bermasalah.

Lalu Pre-School Bagaimana yang Sesuai?

Pilihlah pre-school yang dapat memahami maksud orang tua dan akan menjadi tempat belajar bagi anak sealami mungkin. Pastikan metodenya adalah bermain yang akan memaksa mereka memahami bahasa dengan lebih baik, berimajinasi, berinvestigasi dan mengiring ketertarikan mereka kepada dunia dengan bebas.

Disamping itu, pre-school Jakarta harus diyakini bisa meredam keegoisan anak dengan memberikan lingkungan sosial yang saling menghormati dan penuh cinta. Pada akhirnya, jiwa sosial mereka pun akan berkembang seiring dengan pemahaman intelektual mereka.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*